Rabu, 15 Maret 2017

Jangan Ragu! Ternyata, Ini Manfaat Ciuman dan Pelukan Bagi Kesehatan


GoDok- Ciuman dan pelukan; dua hal yang sering kita lakukan untuk menunjukkan rasa sayang pada seseorang, seperti orangtua, saudara, sahabat, atau bahkan kekasih. Walaupun kadang tabu untuk diperbincangkan, namun ternyata pelukan dan ciuman memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, lho!
Ternyata, ciuman dan pelukan tidak sebatas aktivitas fisik saja, lho! Buktinya, kegiatan ini turut memengaruhi keseimbangan sistem saraf serta produksi beberapa jenis hormon di dalam tubuh. Penasaran jenis hormon apa saja yang dipengaruhi oleh 2 kebiasaan penuh cinta ini; serta apa manfaatnya bagi tubuh? Yuk, simak poin lengkapnya di bawah!
1. Oksitosin
Jenis hormon pertama yang produksinya terpacu oleh ciuman dan pelukan adalah hormon oksitoksin. Oksitosin -yang juga dikenal sebagai hormon cinta- berfungsi untuk mengurangi rasa cemas, ketegangan, dan stres. Lebih lanjut, produksi oksitosin dalam tubuh juga terbukti dapat menciptakan perasaan nyaman, empati, serta gairah seksualitas.
2. Kelenjar timus
Seperti yang telah kita ketahui, kelenjar timus yang terletak di dada bagian atas merupakan organ utama pada sistem limfatik. Lalu, apa fungsi kelenjar ini? Usut punya usut, kelenjar timus berfungsi untuk menghasilkan hormon yang mendorong pertumbuhan, perkembangan dan pematangan seksual, serta sebagai katalisator produksi sel imun yang disebut limfosit T. Limfosit T, atau sel-T, adalah sel darah putih yang bertugas melindungi tubuh dari organisme asing (bakteri dan virus) agar tidak menginfeksi tubuh.
3. Dopamin
Dopamin; senyawa neurotransmitter yang dibentuk di otak dan organ tubuh lainnya serta. Pada susunan saraf pusat, dopamin berperan dalam mengatur pergerakan tubuh, perkembangan kognitif, daya ingat, emosi, serta siklus tidur. Selain itu, domapin yang juga dikenal sebagai anti-depresan alami, juga berkhasiat sebagai mood booster. Hasilnya, tidak hanya motivasi pribadi saja yang meningkat, namun Anda pun akan terhindar dari  stress, penurunan nafsu makan, gangguan seksual, serta mood swing.
4. Serotonin
Hormon selanjutnya yang diproduksi tubuh ketika Anda berpelukan atau berciuman adalah serotinin. Apa saja fungsi hormon ini? Ini dia penjelasan lengkapnya!
–  Berperan dalam mempengaruhi perasaan
Fungsi utama serotonin adalah sebagai neurotransmitter yang bekerja pada susunan saraf pusat di otak. Karenanya, serotonin berperan dalam mempengaruhi perasaan bahagia dan hasrat, merangsang rasa lapar, mengatur suhu tubuh, hingga meningkatkan daya ingat.
– Berkontribusi dalam proses penyembuhan luka
Tahukah Anda, bahwa serotonin akan dikeluarkan oleh trombosit ketika darah menggumpal? Nah, dari fakta inilah, dapat dipahami bahwa serotonin juga berfungsi untuk membantu mengatur pembekuan darah, hemostasis, serta vasokonstriktor.
5. Keseimbangan sistem saraf
Bayangkan! Pada saat berpelukan atau berciuman, akan terjadi konta serta sentuhan antar kulit. Nah, perlu Anda ketahui,  kulit mengandung jaringan yang berhubungan langsung dengan otak melalui saraf vagus dan sistem saraf parasimpatik.  Apa itu saraf vagus dan sistem parasimpatik; serta apa fungsinya? Yuk, intip penjelasan lengkapnya di bawah ini!
–  Saraf vagus
Saraf vagus -yang merupakan jenis saraf terpanjang dan paling banyak didistribusikan dalam tubuh manusia- berperan dalam pengiriman sinyal antara otak dengan berbagai sistem tubuh. Jangan anggap remeh saraf yang satu ini, ya! Sebab, pengiriman sinyal dari saraf vagus erat kaitannya dengan ritme detak jantung, kemampaun berbicara,  tekanan darah, sistem pencernaan, produksi glukosa, serta sistem pernapasan.
–  Sistem parasimpatis
Perlu Anda ketahui bahwa proses pengiriman sinyal dari saraf vagus ternyata memicu kerja sistem saraf parasimpatis. Jika sudah begitu, maka Anda akan merasakan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti meningkatnya  kekebalan sel, organ, jaringan, dan sel-sel induk.
Itu tadi beberapa manfaat ciuman dan pelukan bagi kesehatan -terutama yang berhubungan dengan sistem saraf serta produksi hormon- yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Selasa, 14 Maret 2017

Jangan Menyerah! Lawan Anoreksia dengan Cara Ini!


Siapa sih yang tidak ingin memiliki tubuh yang gemulai dan ideal, khususnya Anda para kaum hawa? Sayangnya, seringkali kaum wanita salah mengartikan definisi dari tubuh yang ideal dan justru percaya bahwa semakin kurus tubuh seseorang, maka makin ideal bentuk badannya. Anggapan ini membuat banyak perempuan berlomba-lomba memiliki tubuh kurus dengan berbagai cara, mulai dari berolahraga secara ekstrem hingga mengurangi porsi makan sebanyak mungkin. Apakah Anda salah satu yang juga menjalaninya? Jika iya, maka segeralah ubah pola diet tersebut! Karena jika pengurangan pola makan yang Anda lakukan sudah kelewat batas, Anda memiliki kemungkinan besar menderita  anoreksia.
Apa itu anoreksia?
Dikenal juga sebagai Anorexia nervosa, kondisi ini merupakan penyimpangan pola makan yang dicirikan dengan kekurangan berat badan, ketakutan akan bertambahnya berat badan, serta hasrat berlebihan untuk menjadi kurus. Penderita anoreksia akan membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi hingga pada tingkat kelaparan yang parah. Namun anehnya, mereka tidak merasa lapar sama sekali. Gawat sekali! Tidak sadarnya mereka akan kebutuhan nutrisi tubuh ini menjadi salah satu faktor mengapa kondisi ini amat berbahaya dan jika dibiarkan saja, dapat berakibat kematian.
Sebagai hasil dari penyimpangan pola makan ini, penderita dapat mengalami kerusakan jantung, osteoporosis, kemandulan, dan berhenti mengalami menstruasi. Berdasarkan statistik yang ada, angka kematiannya tidak main-main, lho! Di tahun 2015 saja, secara global terdapat 600 kematian yang disebabkan oleh anoreksia dan tidak sedikit di antaranya karena bunuh diri.
Lantas, bagaimana cara menanganinya?
Jika Anda merasa mengalami kondisi anoreksia, maka Anda dapat mulai mengatasinya dari sekarang dengan menerapkan beberapa cara berikut ini :
1. Mencoba variasi makanan favorit
Solusi utama yang dapat dilakukan untuk penderita anoreksia adalah mengembalikan pola makan normal mereka. Jarang lho yang tahu bahwa mengonsumsi makanan favorit seperti ayam goreng, es krim, atau kudapan dan buah-buahan favorit dapat mengembalikan nafsu makan seseorang. Cobalah variasikan menu kesukaan Anda secara perlahan setiap harinya, hingga Anda benar-benar dapat melakukan diet secara normal.
2. Berbicara dengan keluarga
Metode ini termasuk dalam cognitive behavorial therapy, alias terapi dalam bentuk percakapan. Dalam keadaan anoreksia yang parah, Anda dapat mencoba berbicara dengan keluarga mengenai kondisi Anda. Anggota keluarga terdekat dapat memberikan motivasi untuk membenahi pola makan Anda.
3. Berkonsultasi dengan dokter atau psikiater
Meskipun mungkin Anda akan merogeh kocek yang lumayan, namun konsultasi dengan dokter dan psikiater adalah jalan terbaik untuk menolong Anda dari anoreksia. Dokter dan psikiater akan mengajukan pertanyaan dan melakukan serangkaian tes untuk mengetahui seberapa parah keadaan Anda. Setelah itu, biasanya akan dilakukan terapi yang dikombinasikan dengan  penyusunan rencana pola makan guna membantu mengembalikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda.
4. Mengonsumsi anti-depresan
Pada umumnya, penderita anoreksia mengalami stres karena keadaan tubuh yang mereka pikir terlalu gemuk. Meskipun tidak pernah terbukti menghilangkan keinginan penderita untuk kembali makan secara normal, namun anti-depresan, obat-obatan anti-psikotik dan penstabil mood dapat menolong Anda untuk menangani depresi dan gelisah terkait anoreksia.
5. Mulai mencintai diri sendiri
Di mata banyak orang, Anoreksia sering dianggap sebagai gangguan mental karena seseorang tidak mendapatkan penampilan yang diinginkan. Karenanya, untuk menghilangkan anoreksia, penting bagi Anda untuk mulai mencintai diri sendiri apa adanya. Hargailah tubuh Anda sendiri, ya!
Jika Anda sudah terkena anoreksia, mungkin akan butuh waktu lama untuk memulihkan kembali pola makan Anda. Karena itu, motivasikan diri Anda dari sekarang untuk menjalani hidup sehat.  Selamat bertransformasi!

sumber : www.go-dok.com
#sehatitumudah

Anda Menderita Bau Mulut? Ini Cara Mengatasinya


Hmmm.. Siapa sih yang tidak ingin memiliki nafas harum dan segar sepanjang hari? Tentu hampir setiap orang menginginkannya, bukan? Sayangnya, beberapa orang justru memiliki bau mulut yang tak sedap, lho. Sejatinya, bau mulut (halitosis) merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan bau nafas tidak sedap yang keluar dari rongga mulut Anda. Meskipun tampaknya tidak berbahaya, namun kondisi ini dapat mengganggu kehidupan seseorang maupun orang lain di sekitarnya. Lho, mengapa? Sebab, jika menderita halitosis, Anda akan menjadi tidak bebas berbicara karena rasa malu yang menyebabkan timbulnya rasa tidak percaya diri. Pada akhirnya, banyak penderita yang memilih untuk menghindari pergaulan sosial di lingkungannya. Duh, cukup meresahkan, ya!
Dewasa ini, bau mulut memang menjadi salah satu masalah kesehatan mulut yang paling sering dikeluhkan selain karies dan penyakit gusi. Umumnya, halitosis disebabkan oleh gigi yang mati (gangren) dan kondisi lambung yang kosong. Bau mulut yang berasal dari rongga mulut dapat disebabkan oleh pembusukan sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi, gigi tiruan lepasan yang jarang atau tidak pernah dibersihkan, bakteri yang berasal dari gigi mati (gangren) dan bakteri yang berkumpul pada plak atau karang gigi di permukaan gigi. Selain itu, bau mulut biasanya juga  muncul pada penderita xerostomia (mulut kering).
Nah, untuk mengetahui apakah Anda menderita bau mulut, Anda dapat mencoba beberapa tes sendiri di rumah.  Cara pertama adalah dengan melihat kondisi lidah Anda di cermin dan melihat apakah ada warna keputih-putihan di ujung belakang lidah Anda. Jika ada, teteskanlah air liur (saliva) di tangan dan keringkan sesudahnya. Nah, apabila saliva Anda berbau kurang sedap, itu berarti Anda mengidap halitosis. Jika masih ragu, Anda dapat pula mencoba cara lainnya, yaitu dengan menggunakan benang gigi. Gosokkanlah benang gigi di sela-sela mulut Anda dan apabila benang tersebut berbau tidak sedap setelahnya, walaupun sudah dijauhkan dari hidung, berarti Anda memang memiliki masalah bau mulut.
Bagi Anda yang menderitanya, bau mulut pastilah meresahkan hidup. Bisakah bau tak sedap ini hilang seiring berjalannya waktu? Tentu saja bisa! Bau mulut akan hilang dengan sendirinya saat faktor penyebabnya sudah tidak ada untuk menghilangkan bau mulut. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah menjaga kebersihan mulut dan saluran pernapasan. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah datangnya bau mulut :
  1. Sikatlah gigi Anda secara teratur dari arah gusi ke ujung permukaan gigi, dengan menggunakan sikat gigi yang berbulu lembut
  2. Berkumurlah dengan mouthwash tanpa alkohol setiap pagi atau malam sebelum tidur;
  3. Gunakanlah benang gigi untuk menghilangkan plak dan sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi;
  4. Bersihkanlah karang gigi secara rutin setiap enam bulan sekali;
  5. Sikatlah permukaan lidah dengan sikat gigi atau pembersih lidah yang bertekstur halus dan lembut;
  6. Segerakan mencabut gigi yang sudah mati (gangren);
  7. Segerakan menambal gigi yang berlubang agar tidak ada sisa makanan, plak dan karang gigi dalam lubang gigi;  
  8. Perbanyaklah mengonsumsi air putih, sayur dan buah agar produksi air liur dapat meningkat.
  9. Kurangilah frekuensi merokok(jika Anda perokok aktif) 
Dalam beberapa kasus, bau mulut dapat merupakan manifestasi dari penyakit sistemis seperti diabetes mellitus. Untuk mengatasinya, Anda disarankan untuk menemui tenaga medis agar mendapat perawatan penyakit sistemik yang dideritanya. Semoga bermanfaat!

Minggu, 12 Maret 2017

Foreplay : Cara Jitu ‘Hangatkan’ Hubungan Percintaan


Istilah foreplay sering digunakan untuk mengacu pada kegiatan ‘pemanasan’ yang dilakukan sebelum melakukan hubungan seksual. Sadarkah Anda, bahwa selama ini foreplay identik dengan para suami yang menggoda pasangannya sebelum bercinta? Pada kenyataannya,  pemahaman tersebut tidaklah tepat dan harus segera diubah. Mengapa? Karena kini, Anda para istri juga dapat meningkatkan gairah ‘di ranjang’ dengan mencoba beberapa teknik foreplay pada pasangan. Penasaran? Berikut beberapa teknik jitu yang dapat dipraktikkan:
1. Pilihlah tempat yang tepat
Jangan salah! Foreplay tidak selamanya dilakukan di atas ranjang, lho! Karena sebenarnya, Anda dapat meningkatkan birahi pasangan di tempat lain. Misalnya, ketika pasangan sedang menonton televisi, Anda bisa mencium atau meniup area lehernya secara perlahan. Masih kurang? Usaplah paha pasangan sambil mainkan jemari Anda di antara kedua kakinya.
2. Godalah pikiran si dia
Tahukah Anda, bahwa foreplay tidak harus melulu dilakukan dengan kontak fisik? Ada banyak cara untuk membuat si dia bergairah, salah satunya adalah dengan mengirimkan pesan singkat yang ‘nakal’, seperti “Kalau saja kita hanya berdua, aku akan melompat ke pangkuanmu sekarang!”. Solusi lainnya yang dapat dicoba adalah dengan mengenakan pakaian seksi yang menonjolkan lekuk tubuh untuk menggoda si dia secara visual. Mudah, bukan?
3. Manfaatkan sentuhan
Selanjutnya, Anda dapat mencoba teknik foreplay yang mengandalkan efek sentuhan. Caranya mudah, kok! Sentuhlah pasangan secara perlahan di area sensitifnya, seperti bagian belakang leher, perut, pinggang, bahkan organ vital. Dijamin, cara ini akan membuat ia semakin cinta dan tidak sabar untuk segera bermesraan dengan Anda.
 4. Variasikan ciuman
Ciuman Anda hanya sebatas di bibir saja? Membosankan! Kembangkan imajinasi dengan mencium pasangan di bagian tubuh lain, semisal area belakang telinga atau leher. Tidak usah terburu-buru! Lakukan teknik ini secara perlahan untuk mendapatkan efek yang maksimal.
5. Gunakan es batuatau sendok dingin
Meskipun terkesan janggal, namun cara ini terbukti ampuh untuk membangkitkan gairah si dia, lho! Caranya, rangsang gairah seksual pasangan dengan menaruh es batu atau sendok yang telah didinginkan ke beberapa area sensitif, seperti bibir, leher, dada, perut, bahkan pangkal paha. Percayalah, sensasi dingin yang diterima si dia akan membuat agenda bercinta Anda menjadi semakin seru!
6. Sentuhlah organ vital
Terakhir, jangan lupa untuk memberi sentuhan manja pada organ vital pasangan. Bingung bagaimana cara melakukannya? Mudah saja. Ketika sedang berciuman,  biarkan tangan Anda mengelus area perutnya, lalu diam-diam turun menuju ke area vital. Ssst, lakukan secara perlahan, ya!
Itu tadi beberapa teknik foreplay yang dapat dipraktikkan oleh para istri pada pasangannya. Ingat! Meskipun pemanasan sebelum bercinta memiliki peran yang penting, namun hindari melakukannya dalam durasi waktu yang lama karena memicu kebosanan. Selamat mencoba!

sumber : www.go-dok.com
#sehatitumudah

Rabu, 08 Maret 2017

Tanamkan Semangat Pagi dengan Gerakan Senam 10 Menit Ini!


www.go-dok.com
Saat bangun di pagi hari, tentunya banyak dari Anda yang merasa malas beranjak dari nyamannya kasur untuk bersiap melakukan aktivitas. Guling dan bantal pun tiba-tiba menjadi dua hal terpenting di dunia yang seakan tidak pernah mau Anda lepaskan. Eits, jangan salah lho, berkegiatan di pagi hari itu ternyata banyak manfaatnya. Mulai dari asupan udara segar yang masuk ke paru-paru Anda hingga hangat sinar matahari paginya yang konon dapat membuat hidup Anda lebih sehat dan bahagia.
Nah, supaya tidak tergoda untuk kembali pada nyamannya kasur, Anda dapat mempraktikkan beberapa gerakan senam singkat selama 10 menit. Penasaran bagaimana caranya? Ayo simak langkah-langkahnya berikut ini :
1. Leher
  • Untuk gerakan senam yang pertama ini, Anda cukup memiringkan leher ke arah kanan dan kiritubuh Anda dan mengulangi gerakan ini beberapa kali selama 30 detik untuk melonggarkan otot leher dan bahu Anda.
  • Setelah gerakan pertama selesai, lanjutkan dengan menekuk leher Anda ke arah depan (menunduk). Dalam gerakan ini, usahakan ujung dagu Anda menempel di dada, dan pertahankan posisi ini selama 30 detik. Kemudian, lakukan gerakan sebaliknya, mendongakkan leher dan pertahankan posisi ini selama 30 detik. Kedua gerakan tersebutberguna untuk melepaskan ketegangan di kepala, leher, pinggul dan punggung.
2. Tangan
Untuk melemaskan otot tangan, terutama bagi Anda yang sering mengetik, tariklah ujung ruas jari pada satu tangan ke belakang dengan telapak tangan satunya, dan pertahankan posisi ini selama 10 detik. Lakukan hal ini pada kedua tangan Anda. Kemudian, kibaskan tangan selama 10 detik.
3. Lengan
Guna  meningkatkan aliran darah dan memanjangkan tulang belakang Anda, lakukanlah gerakan meregangkan tangan setinggi mungkin ke arah langit-langit, dan pertahankan posisi tersebut selama 20 detik.
4. Tulang belakang
  • Untuk melemaskan bagian tulang belakang,Anda dapat berbaring dan memutar punggung ke satu sisi. Tahan pose ini selama beberapa detik dan ulangi pada sisi punggung yang lainnya.
  • Setelah itu, duduk dan tempatkan satu tangan di paha Anda dan putar pinggang ke satu sisi selama beberapa detik. Ulangi melakukan hal ini pada sisi lainnya.
5. Kaki
  • Gerakan pemanasan pada kaki ini tentu sudah sangat familier bagi Anda. Berdirilah dengan satu kaki dan tekuk kaki lainnya ke arah bagian dalam paha dengan sudut 45 – 90 derajat. Lakukan pula gerakan ini pada kaki Anda yang lain.
  • Setelah itu, Anda dapat berdiri tegak, lalu membungkuklahhingga menyentuh jari-jari kaki Anda. Peregangan ini menargetkan paha belakang dan punggung bawah untuk membantu memperpanjang tulang belakang.
6. Jogging
Untuk kegiatan yang satu ini, Anda dianjurkan untuk bangun sedikit lebih pagi. Agar tidak membuang banyak waktu, Anda bisa membatasi wilayah lari di seputar taman atau cukup dengan hanya memutari komplek rumah satu kali. Jika masih juga tak sempat, Anda dapat menggantinya dengan berlari-lari kecil mengelilingi rumah atau melakukan naik-turun tangga beberapa kali. Percaya atau tidak, aktivitas sederhana ini dapat  membakar lemak, memperlancar pernafasan dan peredaran darah, memperkuat jantung, serta mengencangkan otot punggung, paha, dan kaki Anda.
7. Jumping jacks
  • Jumping jacks termasuk salah satu gerakan sederhana yang cukup efisien untuk membakar lemak dan membuat tubuh Anda terasa bugar sepanjang hari. Untuk memulainya,berdirilah tegak dengan kaki sejajar, lalu mulailah meloncat.
  • Saat Anda meloncat, jangan lupa untuk membukakedua lengan tangan dan kedua kaki Anda lebar-lebar. Saat kaki mendarat di lantai, kembalilah pada posisi tegak Ulangi gerakan-gerakan ini selama 1 menit.
8. Pinggul
  • Untuk melemaskan bagian pinggul, Anda dapat memulai gerakan ini dengan berdiri dengan kaki sejajar dan beri sedikit jarak. Setelah itu, taruhlah kedua tanganAnda di pinggang.
  • Setelah itu, mulailah memutar pinggul Anda searah jarum jam dalam 10 kali hitungan, lalu lakukan dengan arah sebaliknya. Kemudian goyangkan pinggang ke kiri 5 kali hitungan dan ke kanan 5 kali hitungan.
9. Cat camel pose
  • Cat camel posemerupakan suatu gerakan senam yang bagus untuk Anda para penderita nyeri punggung karena terlalu lama duduk di bangku kantor. Untuk memulainya, aturlah posisi kedua tangan serta kedua lutut Anda agar bertumpu dengan tegak di lantai.
  • Jika sudah, mulailah lengkungkan punggung Anda ke atas dengan tetap mempertahankan pandangan Anda ke arah bawah. Pertahankan pose ini minimal selama 10 detik,kemudian turunkan pinggang Anda secara perlahan, kali ini dengan mempertahankan arah pandang Anda lurus ke depan. Pertahankan pula posisi ini selama beberapa detik. Ulangi kedua gerakan tersebut sebanyak 10 hingga 15 kali. 
Bagaimana, cukup sederhana bukan? Jika keseluruhan gerakan ini Anda ikuti secara tepat, niscaya pagi Anda akan menjadi lebih bersemangat. Selamat mencoba!

sumber : www.go-dok.com

Selasa, 07 Maret 2017

Kepribadian Ganda; Penyakit Psikis yang Menginspirasi “Split”


Sehat Itu Mudah



Kamis, 02 Maret 2017

7 Bahan Pangan yang Harus Dihindari oleh Penderita Asam Urat


Sebagai orang Indonesia, Anda pasti sudah sangat akrab dengan penyakit asam urat, iya ‘kan? Namun, sebenarnya apa sih penyakit asam urat itu, dan apa penyebabnya?
Penyakit asam urat merupakan peradangan pada sendi yang disebabkan oleh menumpuknya zat asam urat dalam tubuh. Zat ini sendiri merupakan bahan kimia yang dibuat oleh tubuh selama pemecahan purin, dan seharusnya dikeluarkan melalui urin. Namun, karena konsumsi berlebih beberapa jenis makanan tertentu, produksi zat asam urat akan meningkat sehingga tidak dapat disekresi secara sempurna. Akhirnya, terjadilah penumpukan dan pengkristalan zat asam urat dalam tubuh, terutama pada bagian urat persendian, yang menyebabkan nyeri, peradangan, bahkan bengkak.
Dari penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa demi mencegah timbulnya penyakit asam urat, kita harus selektif dalam memilih menu makanan sehari-hari. Lalu, makanan jenis apa sajakah yang harus dihindari jika Anda terlanjur menderita penyakit ini? Berikut adalah beberapa di antaranya :
1. Hati
Jarang yang mengetahui bahwa hati beberapa hewan, seperti ayam, sapi, bebek, domba, kalkun, dan rusa tinggi akan kandungan purin. Karenanya, bahan pangan ini harus dihindari oleh para penderita asam urat sebab dapat meningkatkan produksi zat asam urat.
2. Daging kerang
Hati-hati! Daging kerang ternyata mengandung kadar purin yang tinggi. Bayangkan saja, terdapat setidaknya 112 mg purin dalam 100 gram sajian daging kerang. Jumlah yang tidak sedikit, bukan?
3. Daging merah dan jeroan
Ayo, absen! Siapa di antara Anda yang menyenangi sajian berbahan dasar jeroan, seperti lidah, ginjal, dan usus? Ssst, jika Anda terdiagnosa menderita asam urat, maka sangat disarankan untuk menghindari konsumsi bahan pangan tadi. Mengapa? Sebab jeroan dan daging merah terbukti  mengandung purin tinggi.
4. Bayam
Ternyata, purin dalam jumlah yang tinggi tidak hanya terdapat pada produk hewani saja. Meskipun tidak sebesar jumlah yang terkandung pada daging, namun beberapa sayuran hijau, seperti bayam, terbukti mengandung purin dalam kadar yang cukup tinggi juga, lho! Jadi, bagi Anda penderita asam urat, mulai saat ini batasi konsumsi bayam, ya!
5. Seafood
Mengonsumsi seafood bagi penderita asam urat ibarat memakan buah simalakama, problematis! Nikmatnya beberapa sajian bahari, seperti udang, kepiting, dan lobster terbukti dapat meningkatkan risiko kambuhnya asam urat karena purin yang terkandung di dalamnya tergolong tinggi.
6. Bir
Jika Anda terdiagnosa menderita asam urat, maka kebiasaan meminum bir bukanlah pilihan yang bijak. Alasannya tidak lain karena tingginya jumlah purin pada ragi yang digunakan di proses awal pembuatan minuman keras ini.
7. Kembang kol
Kembang kol memang termasuk salah satu sayuran hijau yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun, tahukah Anda, bahwa di setiap 100 gram sajian kembang kol, terdapat setidaknya 51 gr senyawa purin? Mengejutkan!
Hmmm, meski bahan-bahan pangan di atas terkenal akan kelezatannya, namun ingat! Kesehatan Anda adalah hal utama yang harus diperhatikan. Semoga bermanfaat!

sumber : www.go-dok.com
#sehatitumudah