Rabu, 01 Februari 2017

Kejang Demam



Jika alur pengiriman informasi ini terganggu, maka akan timbul gangguan atau keabnormalan gerakan yang ditandai dengan otot-otot tubuh yang berkontraksi dengan tidak terkendali, atau yang lebih dikenal dengan kejang. Lalu, apa yang dimaksud dengan kejang demam? Apa yang harus dilakukan jika buah hati atau kerabat mengalami gangguan ini? Berikut penjelasannya.

Mengenal kejang demam

Kejang demam adalah kejang yang timbul mendadak dan umumnya dipicu oleh kenaikan suhu tubuh yang tinggi (38 o Celsius atau lebih). Bagi Anda yang memilki buah hati berusia antara 6 bulan-6 tahun, berhati-hatilah, karena kejang demam seringkali menimpa anak rentang usia tersebut.

Berdasarkan gejala yang timbul, kejang demam dibagi menjadi dua jenis, yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks.

Gejala

Gejala yang muncul pada kejang demam berbeda, tegantung pada jenisnya. Untuk kejang demam sederhana, gejala yang umumnya muncul adalah:

    Timbul kejang umum yang menyerang seluruh tubuh
    Tidak sadarkan diri
    Mata mendelik keatas
    Pernafasan agak terganggu
    Mulut berbusa
    Kemungkinan ngompol dan muntah
    Kejang berlangsung < 15 menit
    Pasca kejang,anak akan tampak diam, mengantuk, kemudian tertidur beberapa detik atau menit. Namun setelah itu, buah hati akan pulih seperti biasa
    Tidak ditemukan kelainan fungsi saraf sebelum maupun sesudah kejang
    Kejang tidak berulang dalam 24 jam
    Kejang tidak berulang > 4 kali dalam setahun

Sedangkan gejala yang muncul pada kasus kejang demam kompleks meliputi:

    Kejang tidak umumkarena menyerang salah satu bagian tubuh saja, misalnya lengan.
    Kejang berlangsung > 15 menit
    Kejang berulang dalam 24 jam
    Kejang berulang > 4 kali setahun

Penyebab

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penyebab utama kejang demam adalah demam yang terjadi secara mendadak. Demam sendiri biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus pada organ tubuh yang akhirnya menyebabkan gangguan,  seperti radang saluran pernafasan (batuk pilek), infeksi saluran pencernaan (mencret), otitis media, pneumonia, dan infeksi saluran kemih. Penyebab kejang demam lainnya dapat dikarenakan dehidrasi yang mengakibatkan terganggunya keseimbangan air-elektrolit, pemberian imunisasi (DPT, MMR, campak, dll), serta efek penggunaan obat-obatan tertentu seperti difenhidramin, antidepresan trisiklik, amfetamin, dan kokain.

Meskipun hubungan pasti antara demam dengan kejang demam belum diketahui, namun para ahli menyimpulkan bahwa faktor genetik merupakan alasan utama mengapa anak dapat terkena kejang demam sedangkan yang lainnya tidak.

Komplikasi

Walaupun kejang demam tidak akan menyebabkan gangguan parah, seperti kerusakan otak atau cacat fisik/mental, Anda tetap harus berhati-hati karena kejang demam dapat berulang. Berikut beberapa faktor yang meningkatkan risiko kambuhnya kejang demam:

    Kejang pertama anak dimulai dengan demam bersuhu rendah
    Pendeknya periode waktu antara kemunculan demam hingga timbulnya kejang
    Anak memiliki anggota keluarga dengan riwayat kejang demam
    Usia anak kurang dari15 bulan pada saat kejang demam pertama kali muncul

Diagnosa

Meskipun tidak mengakibatkan komplikasi berat, kejang demam harus tetap ditangani dengan cepat dan tepat. Jangan lengah! Sebab di tahap pemeriksaan, gejala penyakit yang terdeteksi biasanya hanya berupa penyebab munculnya demam. Karena itu, biasanya dokter akan menyarankan beberapa bentuk pemeriksaan lanjut, seperti pengambilan sampel darah atau urin, X-ray, EEG, CT Scan kepala, atau pungsi lumbal. Tujuannya adalah untuk mencari penyakit yang menyebabkan munculnya kejang.

Pengobatan

Mengingat penyebab utama kejang demam adalah suhu tubuh anak yang meningkat secara drastis, maka langkah pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan obat penurun panas, seperti paracetamol. Jika kemudian timbul kejang, maka disarankan untuk memberi obat anti kejang, semisal diazepam rektal. Selain itu, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan jika si kecil menunjukkan gejala kejang demam:

    Tetap tenang dan tidak panik
    Pastikan pakaian anak kendur
    Bila kesadarannya mulai menghilang, miringkan badan anak sambil terus bersihkan muntahan atau lendir darimulut atau hidung
    Walaupun kemungkinan lidah tergigit, jangan memasukkan sesuatu kedalam mulutanak
    Ukur suhubadan anak sambil terus observasi dan catat durasi kejang
    Segera bawa buah hati ke dokter atau rumah sakit terdekat jika kejang tidak berlangsung lebih dari 5 menit

Jika anak menunjukkan gejala kejang demam kompleks, maka dokter mungkin akan menyarankan terapi antikonvulsan continuous untuk jangka pendek. Ini dilakukan untuk menghindari kerusakan pada area otak dan untuk mencegah timbulnya kembali kejang di waktu mendatang.



sumber : www.go-dok.com

Senin, 30 Januari 2017

Manfaat Kedekatan Ayah dan Anak

Bagi Anda seorang ayah, menyempatkan waktu untuk bermain dengan buah hati memang bukanlah perkara mudah, mengingat banyaknya pekerjaan kantor yang harus diselesaikan. Namun, ternyata Anda harus tetap menyempatkan waktu walau sebentar untuk selalu berinteraksi dengan si kecil. Mengapa? Ini dia penjelasannya.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Office on Child Abuse and Neglect, dapat disimpulkan bahwa anak yang dekat dengan sosok ayah dan sering menghabiskan waktu bersama dengan durasi cukup cenderung memiliki tingkat kecerdasan IQ di atas rata-rata. Selain itu, peneliti lainnya juga menambahkan bahwa semakin dekat anak dengan ayahnya, maka semakin besar pula peluangnya untuk berprestasi di sekolah.
Selain erat kaitannya dengan tingkat kecerdasan si kecil, para ayah juga harus mengetahui bahwa kedekatan Anda dengan anak juga memengaruhi proses tumbuh kembang psikologi mereka. Father Involvement Research Alliance menyatakan bahwa anak yang dekat dengan ayahnya sejak dini akan memiliki tingkat emosi yang stabil sehingga ia dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki rasa percaya diri tinggi, mudah bersosialisasi, dan terbuka pada lingkungan sosial di sekitarnya.
Terakhir, manfaat dekatnya sosok ayah dengan anak yang sering dianggap remeh adalah terbentuknya hubungan yang intim dan akrab antara Anda, para ayah, dengan anak. Jangan anggap sepele manfaat yang satu ini, lho! Karena jika sampai bisa memosisikan diri bukan hanya sebagai orangtua, tapi juga sebagai sahabat, Anda sebagai ayah dapat melihat secara objektif akan bakat dan minat anak. Hasilnya, perlakuan yang diberikan untuk mendidik dan mengarahkan buah hatipun dapat disesuaikan agar potensi mereka dapat berkembang secara optimal. Hebat, bukan?
Meskipun terkadang muncul rasa khawatir untuk meninggalkan anak dengan ayah sendirian, namun hal ini tidak seharusnya menjadi  alasan untuk membatasi interaksi antara mereka berdua. Justru, berdasarkan riset Nature Communications,  terbukti bahwa ayah ternyata memiliki kemampuan yang sama dengan seorang ibu dalam hal mengasuh anak. Jadi, jangan enggan lagi untuk bermain bersama anak, ya super dad!

sumber : www.go-dok.com

Minggu, 29 Januari 2017

Ihh, Ternyata Benda Di Sekitar Anda Jadi Sarang Kuman!

Ibu, kesehatan Anda dan keluarga sudah pasti menjadi prioritas utama. Karenanya, tidak aneh jika kebersihan tempat tinggal dan alat-alat rumah tangga selalu mendapatkan perhatian khusus. Alasannya tidak lain untuk meminimalisir risiko tumbuh kembangnya kuman serta bakteri, seperti staphylococcus aureus, salmonella, hingga Escherichia Coli. Tapi, tanpa disadari, beberapa alat rumah tangga justru merupakan sumber kuman yang tidak terduga. Tidak percaya? Ini dia daftar lengkapnya:
1. Peralatan dapur
Talenan.
Pengunaan alat ini sebagai alas untuk memotong sayuran, daging, dan bahan pangan lainnya saat memasak ternyata menjadi alasan mengapa talenan merupakan salah satu alat paling ‘kotor’ di rumah. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh NSF International (National Science Foundation) menyatakan bahwa setidaknya 18% talenan mengandung bakteri koliform dan 14% lainnya mengandung jamur.
Spons pencuci piring.
Selain talenan, alat lainnya yang menjadi sarang kuman di rumah adalah spons pencuci piring. Tidak tanggung-tanggung, spons dianggap sebagai benda paling kotor karena beberapa jenis bakteri, seperti koliform, salmonella, dan e.coli terbukti tumbuh subur di alat yang satu ini. Mengerikan bukan? Jadi, daripada mempertaruhkan kesehatan Anda dan keluarga, ada baiknya untuk mengganti spons setiap 2 minggu sekali serta rutin membuang air yang tersisa di tempat pencucian piring setiap hari.
Keran dan wastafel.
Seberapa sering Anda menggunakan keran? Mulai dari mencuci tangan, membersihkan sayuran, hingga menghilangkan kotoran di alat makan, penggunaan keran dan wastafel memang tidak bisa dihindari dari kehidupan sehari-hari. Karenanya, dua alat tadi merupakan tempat ideal bagi kuman dan bakteri untuk berkembang biak. Maka, tidak berlebihan rasanya jika Anda diharuskan rutin membersihkan keran dan westafel setidaknya sehari sekali untuk membuang air sabun atau kotoran lainnya yang menempel.  Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?
2. Peralatan mandi
Sikat gigi.
Apakah Anda termasuk orang yang menyimpan sikat gigi di toilet? Jika iya, ada baiknya untuk mulai mengubah kebiasaan tersebut. Alasannya karena toilet merupakan tempat di mana bakteri E.Coli berkembang biak dengan subur. Anda tentunya tidak ingin bakteri tersebut berpindah ke sikat gigi, bukan? Selain itu, biasakan untuk mengganti sikat gigi setidaknya sebulan sekali. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan masuk kembalinya bakteri ke mulut.
Handuk.
Siapa sangka kalau handuk ternyata bisa menjadi sumber kuman di rumah? Saat Anda mengeringkan tubuh setelah mandi, sel-sel kulit mati akan menempel di serat kain yang kemudian menjadi makanan  bakteri dan kuman. Oleh karena itu, biasakan untuk mencuci handuk dengan air hangat setidaknya seminggu  sekali untu meminimalisir infeksi penyakit.
3. Gadget
Dalam sebuah penelitian, ditemukan fakta bahwa setidaknya terdapat 600 unit bakteri staphylococcus pada gadget, seperti smartphone dan tablet. Hal ini menyebabkan gadget Anda lebih ‘kotor’ dibandingkan dengan dudukan toilet.
Memang sulit untuk menghindari penggunaan alat-alat di atas. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa meminimalisir dampak negatifnya. Tidak ada salahnya untuk selalu menyediakan cairan antiseptik di sekitar Anda agar kuman dan bakteri tidak dapat berkembang biak dan menginfeksi  tubuh. Ayo, hidup lebih sehat!

sumber : www.go-dok.com

Kamis, 26 Januari 2017

Cara Alami Gigi Putih Berseri

Memiliki senyum yang indah seringkali menjadi daya tarik tersendiri. Namun, kurang pas rasanya jika tidak didukung dengan gigi yang bersih dan putih. Menurut penilitian dari American Dental Association (ADA), 87% responden menyatakan bahwa mereka lebih menyukai seseorang yang tersenyum dengan gigi putih.
Banyak cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan gigi yang putih dan bersih. Mulai dari berkonsultasi dengan dokter gigi dan melakukan prosedur teeth whitening, hingga  menggunakan berbagai macam produk perawatan gigi yang menjanjikan hasil terlihat dalam hitungan hari. Sebenarnya, ada loh cara mudah untuk mengembalikan putihnya gigi. Penasaran? Ini dia beberapa bahan pemutih gigi alami yang dapat Anda coba:
1. Siwak
Siwak sudah dikenal sebagai bahan alami pemutih gigi sejak jaman Mesir Kuno. Pilihlah siwak yang berasal dari bagian batang atau akar karena teksturnya yang lebih lembut. Cara penggunaannya, haluskan terlebih dahulu siwak sehingga berubah menjadi bubuk halus. Setelah itu, campurkan bubuk siwak dengan air hingga berbentuk pasta. Oleskan campuran tadi pada gigi selama 5 menit untuk kemudian dibersihkan dengan cara berkumur-kumur. Lakukan sebanyak 2 kali seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
2. Baking soda
Tahukah Anda, ternyata baking soda dapat memutihkan gigi? Mudah saja cara penggunaannya. Cukup tambahkan 1 sendok teh baking soda dengan 2 sendok teh air. Aduk merata hingga berubah menjadi pasta yang kental. Oleskan campuran tadi pada gigi selama 2-3 sehari. Anda dapat melakukannya sekali dalam seminggu untuk mendapatkan gigi yang putih bak mutiara.
3. Garam dan lemon
Campuran garam dan lemon terbukti mampu memutihkan gigi dalam waktu cepat. Kandungan asam pada lemon dan garam terbukti dapat melunturkan noda pada lapisan enamel. Tertarik? Caranya, campurkan satu sendok teh garam dengan beberapa tetes air lemon. Aduk hingga merata dan gosokkan pada gigi. Diamkan beberapa menit sebelum berkumur-kumur dengan air hangat.
4. Strawberry dan apel
Tahukah Anda bahwa kandungan asam malat pada buah strawberry dan apel mampu memutihkan gigi? Untuk mendapatkan manfaat apel, Anda cukup memakannya langsung. Konsumsi apel secara rutin terbukti mampu menguatkan gigi dan gusi, serta mencegah bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi dan bau mulut.
Untuk strawberry, cukup campurkan setengah sendok baking soda dengan 2-3 buah strawberry yang sebelumnya sudah dilumatkan. Oleskan campuran tadi ke gigi dan diamkan selama 2 menit. Jika sudah selesai, jangan lupa untuk berkumur dengan air hangat. Voala, gigi Anda akan kembali putih!
5. Kulit pisang
Tidak hanya buahnya yang bermanfaat bagi tubuh, kulit pisang juga dapat membuat gigi menjadi putih. Cukup dengan menggosokkan kulit pisang ke gigi selama 2 – 3 menit,  gigi akan langusng terlihat lebih bersih.
Banyak bukan bahan alami di sekitar Anda yang dapat digunakan untuk mengembalikan putihnya gigi? Selamat mencoba!

sumber : www.go-dok.com

Rabu, 25 Januari 2017

Trik Merawat Gigi Berbehel







Bagi Anda yang memiliki gigi bertumpuk, bercelah, terlalu maju, atau terlalu mundur, memakai behel atau kawat gigi merupakan pilihan yang paling lazim dilakukan. Meskipun terbukti dapat merapihkan gigi, pemakaian behel yang tidak disertai dengan perawatan mulut intensif justru akan menyebabkan masalah baru, seperti penumpukan plek dan karang gigi serta perubahan warna gigi. Untuk menghindarinya, Anda dapat melakukan beberapa langkah pencegahan, seperti:

1. Menggunakan sikat gigi khusus

Ortodontis atau dokter gigi biasanya akan menyarankan penggunaan sikat gigi khusus bagi Anda yang memakai kawat gigi. Selain ukurannya yang lebih kecil, sikat jenis ini juga menggunakan bulu yang lebih halus jika dibandingkan dengan sikat biasa. Hal ini ditujukkan untuk menjangkau sela-sela gigi yang terhalang oleh behel serta menghindari timbulnya infeksi pada gusi. Untuk menjaga kebersihan mulut, ada baiknya Anda menggosok gigi 2 kali setiap selesai makan. Kali pertama, cukup gunakan sikat tanpa tambahan pasta gigi. Tujuannya adalah untuk membuang sisa-sisa makanan yang tersangkut di antara celah gigi. Setelah itu, baru tambahkan pasta gigi agar kuman dalam mulut terbuang.

2. Rutin menggunakan obat kumur

Bagi Anda yang berkawat gigi, penggunaan obat kumur setiap habis menggosok gigi merupakan keharusan.  Ini dikarenakan penggunaan kawat gigi dapat meningkatkan kemungkinan bersarangnya kuman dan bakteri di mulut yang tidak terjangkau secara maksimal oleh sikat gigi akibat terhalang behel. Selain karena bentuknya yang cair sehingga dapat menjangkau setiap celah gigi, alkohol yang terkandung dalam obat kumur juga berperan sebagai antiseptik. Hasilnya, bukan saja nafas menjadi lebih segar, Anda juga telah mencegah tumbuh kembangnya bakteri yang dapat menyebabkan gangguan pada organ mulut.

3. Menghindari konsumsi makanan lengket dan remah-remah

Bagi Anda pengguna kawat gigi, disarankan untuk membatasi konsumsi makanan lengket dan beremah seperti coklat karamel dan biskuit. Ini dikarenakan dua jenis makanan tadi akan dengan mudah menempel di celah antara gigi dan kawat. Jika tidak dibersihkan dengan seksama, sisa-sisa makanan tadi akan memicu tumbuhnya bakteri penginfeksi mulut serta  meninggalkan bekas pada gigi dan behel.

4. Menghindari minuman dingin

Minuman dingin terbukti dapat meningkatkan sensifitas gigi terhadap gusi. Selain itu, kebiasaan meminum minuman dingin atau mengunyah es ternyata dapat merusak email gigi. Hal tersebut tentu akan sangat menganggu kenyamanan organ mulut, terutama bagi Anda yang memakai kawat gigi.

5. Mengonsumsi parasetamol

Bagi Anda yang pertama kali menggunakan kawat gigi, Anda akan merasakan sensasi nyeri dan ngilu. Ini dikarenakan gigi dan gusi masih  dalam tahap penyesuaian karena benda asing baru saja terpasang di area mulut. Karenanya, dokter biasanya akan menyarankan konsumsi parasetamol karena kandungan analgesik di dalamnya dapat meminimalisir rasa sakit dan ngilu yang dirasa.

6. Rajin mengonsumsi vitamin

Kesehatan gigi dan gusi sudah seharusnya menjadi prioritas, khususnya bagi Anda yang menggunakan kawat gigi. Karenanya, konsumsi suplemen yang tinggi kandungan vitamin C dan D nya  sudah seharusnya menjadi rutinitas harian. Ini dikarenakan dua vitamin tadi terbukti mampu menjaga gigi dan gusi agar tetap sehat dan kuat.

7. Mengunjungi ortodontis secarateratur

Untuk menghindari komplikasi yang disebabkan oleh penggunaan kawat gigi, sudah seharusnya Anda rajin mengunjungi dan berkonsultasi dengan dokter gigi. Ini ditujukkan untuk memantau pengaruh positif dan negatif kawat gigi secara berkala.

Memang, penggunaan kawat gigi memerlukan perawatan khusus yang terkadang tidak mudah dan agak merepotkan. Namun, semua akan terbayar ketika Anda memiliki gigi yang rapi dan indah. Jadi, jangan pantang menyerah!
sumber : www.go-dok.com



Selasa, 24 Januari 2017

Tips Rambut Sehat Walaupun Berhijab

Indonesia merupakan negara dengan jumlah umat Islam terbanyak di dunia. Karenanya, tidak aneh jika banyak kaum hawa yang memutuskan untuk berhijab sebagai salah satu bentuk ketaatan terhadap agama. Namun, hal yang sering luput dari perhatian adalah kesehatan rambut bagi wanita berhijab. Mengapa? Rambut yang tertutup seharian lebih rentan terkena masalah, seperti gatal, lepek, ketombe, hingga rontok. Jadi, apa yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dampak penggunaan hijab? Berikut tips mudah yang dapat Anda coba agar tidak hanya cantik dari ‘dalam’, tapi juga tampil menawan dari luar:
1. Hindari mengikat rambut basah
Jika Anda muslimah berambut panjang serta terbiasa keramas di pagi hari, maka sebaiknya hindari mengikat rambut yang masih basah sebelum mengenakan hijab. Mengapa? Karena kebiasaan tersebut ternyata dapat membuat akar dan batang rambut lebih rapuh sehingga mudah patah. Selain itu, menutup rambut yang masih basah dengan hijab, Anda secara tidak langsung akan membuat kulit kepala lembap, gatal, dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Solusinya, jika keramas di pagi hari tidak bisa dihindari, Anda dapat menggunakan hair dryer dengan suhu rendah hingga sedang agar rambut cepat kering.
2. Biarkan rambut bernafas
Menurut Dr. Natalia Botchkareva dari University of Bradford, rambut dapat tumbuh dengan optimal jika mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Dengan memakai hijab setiap hari, Anda telah membatasi asupan oksigen rambut sehingga tumbuh kembangnya pun akan terhambat. Solusinya, saat di rumah, usahakan untuk meluangkan waktu di mana Anda tidak mneggunakan hijab. Ini ditujukan agar rambut dapat ‘bernapas’ lebih leluasa. Mudah, bukan?
3. Cuci dalaman hijab secara teratur
Hayo, ngaku, apakah Anda termasuk muslimah yang jarang mencuci dalaman hijab? Jika iya, sebaiknya mulai ubah kebiasaan tersebut, karena debu dan kotoran yang menumpuk di kulit kepala dapat membuat pori-pori rambut tersumbat sehingga memicu timbulnya ketombe. Tentunya, Anda tidak ingin sering merasakan gatal, bukan?
4. Jangan ikat rambut terlalu kencang
Tahukah Anda, bahwa ikatan rambut yang terlalu kencang dapat menekan akar rambut dan memicu kerontokan? Jangan anggap sepele lho, karena jika dibiarkan terus-menerus, hal ini akan membuat Anda lebih rentan terkena kebotakan prematur.
5. Menerapkan pola hidup sehat
Ingin rambut sehat meskipun mengenakan hijab? Rutin mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan zinc seperti daging merah, ayam, brokoli, biji-bijian, dan telur karena bahan pangan tadi terbukti berkhasiat untuk menutrisi folikel kulit, merangsang pertumbuhan rambut, hingga mencegah rambut kering dan berketombe.
Muslimah, selamat mencoba!

sumber : www.go-dok.com

Senin, 23 Januari 2017

14 Tips Memberikan Oral Seks yang Sensasional






Kita semua tahu bahwa salah satu resep dari seks yang menggairahkan adalah Oral Sex. Sayangnya sebagian besar pria, tidak mengetahui cara melakukannya dengan benar.

Jika Anda termasuk sebagian besar pria yang saya maksud, maka bacalah artikel ini sampai habis untuk mempertajam kemampuan anda dalam memberikan oral seks.

Sebelum kita membahas tips-tipsnya, ingatlah 1 hal penting berikut ini : Anda harus benar-benar antusias saat melakukannya, pastikan ia memperoleh kepuasan yang mendalam dari oral seks yang Anda berikan.


1. Mulai dengan Perlahan
Ciumi tubuhnya dari atas sampai bawah, ciumi paha bagian dalam dan daerah di sekitar vaginanya. Hal ini akan membuatnya bergairah bahkan sebelum Anda menyentuh vaginanya.

Ciumi bagian terdekat vaginanya, sampai dia mengira kalau Anda akan segera menuju vaginanya, tapi kemudian Anda tahan, jangan sentuh area vaginalnya sampai dia sendiri yang memohon kepada Anda untuk segera menjilat Mrs.V nya


2. Berikan ia Pemanasan
Sebelum Anda melepaskan celana dalamnya, hembuskanlah napas anda yang hangat ke vaginanya, ini merupakan cara untuk membuatnya terangsang dengan cepat. Anda juga bisa memberikan ciuman lembut di perutnya sebagai pemanasan.


3. Masuk ke Dalam secara Perlahan
Saat Anda mulai mencium dan menjilat bagian luar vaginanya, masuklah ke dalam secara perlahan. Mulailah dengan menjilat bibir vaginanya, bukalah bibir vaginanya dengan perlahan, kemudian cium dan jilati bagian dalam bibir vaginanya. Lakukan dengan lembut untuk membangun intensitas sebelum Anda memberikan stimulasi yang sesungguhnya.


4. Jangan Langsung Menuju Klitoris
Cobalah untuk menahan selama mungkin agar Anda tidak langsung menjilati klitorisnya, bahkan saat Anda sudah mulai menjilati bibir vaginanya, tahan selama mungkin.

Nah, pada saat Anda mulai menjilati klitorisnya, lakukanlah dengan lembut, fokuslah untuk menstimulasi clitoral hood (kulit yang menutupi klitoris), karena sebagian besar wanita tidak menyukai stimulasi langsung pada klitoris.


5. Jilatan Alphabet
Jika Anda tidak tahu bagaimana harus menggerakkan lidah anda saat memberikan oral seks, cobalah nasehat terkenal dari Sam Kinison untuk membuat Alphabet dengan lidah anda. Berikan variasi, tulislah Alphabet besar untuk menstimulasi keseluruhan vaginanya, kemudian tulislah Alphabet kecil saat berfokus di klitorisnya.


6. Hisap
Saat dia sudah semakin bergairah, hisaplah klitorisnya ke dalam mulut anda dan jentikkan lidah anda di atas klitorisnya, kombinasi dari kedua hal ini akan membuatnya tergila-gila.


7. Dengarkan Reaksinya
Dengarkan baik-baik respon suaranya dan apa yang ia katakan selama Anda memberikan oral seks. Jika dia terdengar bergairah, terus lakukan apa yang sedang Anda lakukan selama mungkin. Ketika ia terdengar kurang bergairah, berarti sudah waktunya untuk mengubah gerakan lidah Anda atau menstimulasi tempat lain di sekitar vaginanya.


8. "Hmmm.."
Jepitlah klitorisnya dengan lembut dengan menggunakan bibir anda yang basah, kemudian buatlah dengungan "Hmmmm...", ini akan menciptakan efek hangat dan efek vibrator yang akan membuatnya menggeliat-geliut di tempat tidur.


9. Pegang dan Tahan
Pegang dan tahan pinggulnya dengan tangan Anda, sehingga kau bisa dengan bebas menjilati bagian vaginanya saat ia bergerak menggeliat-geliut di atas tempat tidur.


10. Tempelkan Seluruh Wajah Anda
Ada yang mengatakan, jika kelopak mata anda tidak lengket-lengket setelah memberikan Oral Seks, berarti Anda belum memberikan yang terbaik untuk memuaskannya.

Gunakan hidung anda, pipi dan dagu anda (yang tercukur rapi dan lembut; ingat klitoris dan bagian vaginal sangat sensitif), usapkan semuanya pada klitoris dan bagian vaginalnya, gerkakkanlah wajah Anda dari sisi ke sisi dan dari atas ke bawah, hal ini akan memaksimalkan gesekan yang akan memberikan sensasi mendalam.


11. Gunakan Jari Anda
Lakukan penetrasi dengan jari telunjuk Anda menghadap ke atas, dan lakukan gerakan "memanggil" dengan telunjuk anda, gerakan ini akan menstimulasi G-Spot nya, lakukan ini sambil tetap menjilati vaginanya.


12. Pertahankan Kontak Mata
Anda mungkin akan sangat keasikan saat memberikan oral seks kepadanya, tapi cobalah untuk mempertahankan kontak mata dengan wanita yang Anda sayangi, berikan senyuman manis dan katakanlah sesuatu yang menyenangkan.


13. Tahu Kapan Harus Melanjutkan
Saat dia sudah dekat dengan orgasme, pastikan Anda melakukan apapun yang dia katakan. Tidak perduli betapa letihnya leher ataupun lengan anda, terus lakukan apa pun yang sedang Anda lakukan sampai dia mencapai orgasme.


14. Tahu Kapan Harus Berhenti
Setelah mencapai klimaks, biasanya klitoris akan menjadi sangat sensitif dan sedikit perih, jadi setelah ia mencapai orgasme, jangan lagi menjilati klitorisnya dengan intens seperti sebelum ia berorgasme. Saat ia mencapai klimaks, teruslah menjilati bagian vaginanya dengan lembut dengan mengurangi intensitasnya sedikit demi sedikit.


Lakukan dengan Antusias
Ingatlah bahwa Anda harus melakukannya dengan antusias sepanjang waktu -- Jika Anda ingin ia memberikan oral seks yang menggairahkan, maka lakukanlah hal yang sama kepadanya.

sumber : http://forum.detik.com/14-tips-memberikan-oral-seks-yang-sensasional-t235184.html
lihat juga : www.go-dok.com